Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Karawitan Jawa

  • Christina Dwi Hartanti Universitas Negeri Semarang
Keywords: karawitan, istilah, kreativitas, perilaku

Abstract

Karawitan Jawa (Javanese Gamelan Orchestra) masih diminati sebagian orang Jawa. Dari perspektif pendidikan musik, orang-orang Jawa tidak mengalami banyak kesulitan dalam bermain gamelan sebab musik tersebut sudah menjadi bagian dari tradisi mereka. Namun tidak demikian bagi mereka yang tidak terbiasa dengan musik Jawa, terutama jika dikaitkan dengan istilah-istilah Jawa itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kata/istilah dalam gamelan Jawa tidak hanya berhenti pada makna, tetapi lebih dari itu menjadi stimulus, sedemikian rupa, sehingga pembelajar/pemain gamelan merespons stimulus tersebut menjadi perilaku musikal. Penelitian ini berada dalam ranah konseptual dengan beberapa pendekatan psikologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, antusiasme akan mendorong pembelajar untuk mendalami karawitan dengan lebih dalam, terutama nilai-nilai yang terkandung di dalam kesenian Jawa tersebut (behind the text) seperti nilai filosofis, sosial, kebijakan lokal, norma kemanusiaan, nilai keugaharian, nilai kerohanian, dan terutama untuk memperoleh ‘roso’ yang merupakan ‘roh’ dari estetika Karawitan Jawa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afisi, Oseni Taiwo. (2020). “The Concept of Semiotics in Charles Sanders Pierce’s Pragmatism.” Trends in Semantics and Pragmatics. Researchgate.

Asrul, et. al. (2018). “Creative Thinking Analysis, Motivation and Concept Mastery on Learning of Cooperative Discovery Model in Elementary School.” Journal of Primary Education, Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Chung, Cindy dan James Pennebaker. (2007). “The Psychological Functions of Function Word.” Journal of Social Communication: Researcgate Discover the World’s Research.

Craig, Robert T. (1999). “Communication Theory as a Field,” Communication Theory 9.

Doni, Fahlepi Roma. (2017). “Perilaku Penggunaan Media Sosial pada Kalangan Remaja.” Dalam Jurnal IJSE (Indonesian Journal of Software Engineering), 3(2).

Gitosaprodjo, Sulaiman. (1971). Ichtisar Teori Karawitan dan Teknik Menabuh Gamelan. Malang: Keluaga Karawitan Studio.

Goldstein, E. Bruce. (2011). Cognitive Psychology: Connecting Mind, Research, and Everyday Experience, United State: Wadsworts Cengage Learning.

Griffiths, Morwenna. (2014). “Encouraging Imagination and Creativity in the Teaching Profession.” European Educational Research Journal: Sage Journals.

Hernowo. (2002). Belajar akan Efektif Kalau Anda dalam Keadaan “Fun”. Bandung: Kaifa.

Hood, Mantle. (1966). “Slendro and Pelog Redefined.” Selected Report Institut of Etnomusicology UCLA, 1(1).

Iriansyah, Herinto Sidik. (tanpa tahun). “Membangun Kreativitas Guru dengan Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.” Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II.

Kaplan, Danielle E. (2019). “Creativity in Education: Teaching for Creativity Development.” Jurnal Psychology: Scientific Research Publishing.

Kasmaienezhadfard, Sara et al. (2015). Students’ Learning through Teaching Creativity: Teachers’ Perception. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 4(1).

Kunst, Jaap. (1949). Music in Java Vol. 1. Leiden: The Hague.

Littlejohn, Stephen W., dan Karen A. Foss. (2011). Theories of Human Communication. Illinois: Waveland Press, Inc.

Martopangrawit. (tanpa tahun). Pengetahuan Karawitan. Surakarta: STSI Surakarta.

Pehala, Ilvan Askul, et al. (2017). “Jenis, Fungsi, dan Makna pada Frasa dan Kata dalam Puisi Don Quixote Karya Goenawan Mohamad.” Haluan Sastra Budaya, 1.

Seeger, Charles. (1977). “On the Moods of a Music Logic.” Dalam Studies in Musicology 1935-1975. Berkeley: University California Press.

Silvia, Deny. (2017). “Teaching Media: Necessity and Important.” Al-Ishlah, 9(1).

Sternberg, Robert J. (1999). “The Concept of Creativity: Prospects and Paradigm,’ dalam Handbook of Creativity (Robert J. Sternberg (Ed.), Cambridge: Cambridge University Press.

Sumaryono (2013). Seni Karawitan di Yogyakarta. Yogyakarta: Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Supanggah, Rahayu. (2002). Bothekan Karawitan I. Jakarta: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

------------------------ . (2009). Bothekan Karawitan II. Surakarta: ISI Surakarta Press.

Takari, Muhammad (2009). “Etnomusikologi, Ilmu-ilmu Seni dan Pengembangan Teori.” Studia Kultura, No.16.

The Latin Classic Dictionary. (1999). Chicago: Follet Publishing Company.

Yudoyono, Bambang. (1984). Gamelan Jawa: Awal Mula, Maka, Masa Depannya. Jakarta: Karya Unipress.

Published
2021-06-24
How to Cite
Hartanti, C. (2021). Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Karawitan Jawa. Musikolastika: Jurnal Pertunjukan Dan Pendidikan Musik, 3(1), 62-71. https://doi.org/10.24036/musikolastika.v3i1.60
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.